Pages

Labels

Showing posts with label Tugas Psikologi. Show all posts
Showing posts with label Tugas Psikologi. Show all posts

Thursday, March 28, 2013

Hasil Survey "Bagaimana Cara Berkomunikasi Anda?"

Assalamu’alaikum.. :)

Pada hari Rabu (27 Maret 2013) saya mendapat tugas untuk membuat sebuah survey. Survey yang telah saya buat mengenai "Bagaimana Cara Berkomunikasi Anda ?", namun saya batasi hanya berkomunikasi jarak jauh saja. Survey tersebut juga saya tujukan hanya kepada Mahasiswa TI – USU. Dan Alhamdulillah saya sudah mendapat 32 responden.

Berikut pertanyaan-pertanyaan yang saya ajukan pada survey saya :
1. Fasilitas apa yang sering Anda gunakan dalam berkomunikasi jarak jauh ? (pilihan ganda)
Pilihan :  via Mobile, via Internet, atau via Pos

2. Jika via mobile, jenis komunikasi apa yang sering Anda gunakan ? (pilihan ganda)
Pilihan : SMS ( Short Messages Service), Call ( Panggilan ), atau Seimbang

3. Berikan alasan Anda berdasarkan jawaban No. 2 (essay)

4. Jika via Internet, jenis komunikasi apa yang sering Anda gunakan ? (pilihan ganda)
Pilihan : Email (cth : Yahoo!, Gmail, dll), Social Media (cth : Facebook, Twitter, dll), Chatting (cth : GTalk, Messager, dll), Lainnya

5. Berikan alasan Anda berdasarkan jawaban No. 4 (essay)

6. Sebagai mahasiswa TI, apakah Anda berminat untuk menambah fasilitas dalam berkomunikasi ? (pilihan ganda)
Pilihan : Tidak berminat, Berminat, Sangat Berminat

7. Jika berminat, fasilitas atau teknologi apa yang ingin Anda buat atau Anda kembangkan untuk berkomunikasi ? (essay)

Berdasarkan analisa dari hasil survey tersebut, kesimpulan yang dapat saya ambil yakni :

Dalam berkomunikasi jarak jauh, via   Pos sudah tidak begitu berperan penting lagi di era teknologi ini. Via Mobile dan via Internet lah yang masih saling berkompetisi untuk memperebutkan kenyamanan pengguna dalam berkomunikasi jarak jauh, walaupun sampai saat ini masih via Mobile yang memenangkan kompetisi tersebut.

Dari sisi via Mobile, ternyata yang membuat responden (sebanyak 63%) merasa nyaman sehingga sering menggunakannya  yaitu fasilitas SMS (Short Messages Service). Dan sebanyak 13%, responden  lebih memilih fasilitas Call (Panggilan), sedangkan yang menganggap seimbang antara SMS dan Call sebanyak 25%.
        Kenapa responden lebih sering menggunakan SMS? Ternyata SMS ini diminati karena tarif nya yang murah alias penghematan biayaSelain itu mereka juga berpendapat bahwa jika dari sms lebih jelas untuk menyampaikan sesuatu.

Kemudian dari sisi via Internet, ternyata sebanyak 75% dari responden lebih sering menggunakan Social Media seperti Facebook dan Twitter  dalam berkomunikasi jarak jauh. Sedangkan fasilitas Chatting (GTalk dan Messager) dan fasilitas Email (Gmail dan Yahoo!Mail) berimbang sebanyak 3%.
           Nah, sekarang alasan responden kenapa lebih sering menggunakan social media adalah karena sudah banyak  teman-teman mereka yang telah memiliki akun di social media tersebut, jadi lebih mudah untuk berkomunikasi. Selain itu, social media seperti Facebook juga sudah memiliki fitur yang lengkap seperti chatting dan pengiriman file, serta penggunaannya yang mudah.

Ternyata sebanyak 56% dari responden berminat untuk membuat sebuah fasilitas ataupun teknologi terbaru untuk berkomunikasi jarak jauh, dan 13% mengaku bahwa mereka sangat berminat. Ternyata sifat manusia memang tidak pernah puas, walaupun zaman sekarang teknologi sudah bisa dikatakan cukup canggih, tetapi tetap berminat bahkan sangat berminat untuk membuat fasilitas dan teknologi yang lebih baik lagi.
         Beberapa responden berminat untuk menambah atau mengembangkan fitur video call dalam berkomunikasi, karena video call saat ini masih kurang berkembang di Indonesia khususnya. Beberapa juga menyebutkan bahwa mereka ingin membuat teknologi telepon tanpa biaya atau gratis.

TESTIMONI

          Survey merupakan salah satu media pendataan yang mudah dibuat, mudah diakses, dan mudah untuk diperoleh hasilnya. Survey online juga bisa membantu kita  untuk mencari tahu perkembangan teknologi apa yang diminati saat ini. Tidak hanya itu, survey secara online juga dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja.  Sebelumnya saya hanya menganggap orang lain lebih sering melakukan paggilan (Call) daripada SMS, ternyata setelah saya melakukan survey, saya mendapat data yang valid dan membuat anggapan saya salah, buktinya menurut survey yang saya buat, SMS lah yang paling diminati saat ini.

Sunday, March 24, 2013

Modifikasi Perilaku

Kelompok 7 :

Assalamu'alaikum.. :)

      Hari Rabu (20 Maret 2013) lalu kelompok kami telah berdiskusi mengenai Modifikasi Perilaku. Berikut hasil diskusi kelompok kami  :

       Modifikasi Perilaku adalah teknik yang diformulasikan untuk meningkatkan frekuensi dari perilaku yang diinginkan dan menurunkan kemunculan perilaku yang tidak diinginkan.

          Teori B.F Skinner mengemukakan tentang adanya cara kerja yang menentukan "(operant conditioning) yang terdiri dari stimulus yang menggugah yang dapat meningkatkan proses kerja serta usaha untuk memodifikasi perilaku dengan penguatan(reinforcement)".

     Operant Conditioning atau pengkondisian operan adalah suatu proses penguatan perilaku operan (penguatan positif atau negatif) yang dapat mengakibatkan perilaku tersebut dapat berulang kembali atau menghilang sesuai dengan keinginan. Perilaku operan adalah perilaku yang dipancarkan secara spontan dan bebas.

      Reinforcement adalah proses dimana tingkah laku diperkuat oleh konsekuensi yang segera mengikuti tingkah laku tersebut. Saat sebuah tingkah laku mengalami penguatan maka tingkah laku tersebut akan cenderung untuk muncul kembali pada masa mendatang. Reinforcement terbagi menjadi :
    1.   Positif Reinforcement :
                Kejadian sebuah tingkah laku
                Diikuti oleh penambahan stimulus atau peningkatan intensitas dari stimulus
                Yang hasilnya menguatkan tingkah laku tersebut.
     2.   Negatif Reinforcement :
                 Kejadian sebuah tingkah laku
                 Diikuti oleh penghilangan stimulus atau penurunan intensitas stimulus
                 Yang hasilnya menguatkan tingkah laku tersebut.

     B.F Skinner juga melakukan eksperimen dengan cara memasukkan seekor tikus yang telah dilaparkan ke dalam kotak yang disebut “Skinner box”, yang sudah dilengkapi dengan berbagai peralatan, yaitu tombol, alat memberi makanan, penampung makanan, lampu yang dapat diatur nyalanya, dan lantai yang dapat dialiri listrik. Karena dorongan lapar (hunger drive), tikus berusaha keluar untuk mencari makanan. Selama tikus bergerak kesana-kemari untuk keluar dari box, tidak sengaja ia menekan tombol, lalu makanan pun keluar. Secara terjadwal diberikan makanan secara bertahap sesuai peningkatan perilaku yang ditunjukkan si tikus, proses ini disebut shaping.

     Modifikasi Perilaku juga dapat dilakukan dengan melalui beberapa proses, yaitu:
     1.    Mengidentifikasi tujuan dan target perilaku
     2.    Merancang suatu sistem pencatatan data dan mencatat data awal
     3.    Memilih suatu strategi perubahan perilaku
     4.    Mengimplementasikan program
     5.    Membuat suatu catatan mendetail setelah program tersebut diimplementasikan
     6.     Mengevaluasi dan mengubah program yang sedang berjalan

      Berdasarkan penjelasan dari operant conditioning, reinforcement dan proses-proses di atas kita bisa membuat contoh kasus untuk memodifikasi perilaku seseorang.
Misalnya seseorang yang memiliki berat badan berlebih tidak sengaja bertemu dengan teman lamanya, kemudian temannya berkata, “Kamu udah agak kurusan yah? Jadi makin cantik deh”. Orang tersebut mendapat reinformance positif dari temannya, karena ingin mendapat pujian lagi, maka dia pun memodifikasi perilakunya sendiri melalui proses-proses.
Pertama, dia ingin tampil cantik dengan cara menurunkan berat badannya.
Kedua, dia membuat sistem pencatatan berat badan dan mencatat berat badan awalnya.
Ketiga, dia memilih untuk diet dan rajin berolah raga sebagai program untuk menurunkan berat badannya.
Keempat, dia konsisten untuk tetap menjaga pola makannya dan teratur berolah raga.
Kelima, dia mencatat berat badannya setelah menjalankan program diet.
Keenam, berat badan yang didapat setelah menjalankan program diet dibandingkan dengan berat awal untuk menentukan efektivitas dari program tersebut. Jika program tersebut berhasil membuat berat badannya mencapai target, maka program tersebut dapat diterapkan secara teratur, tetapi jika tidak berhasil, maka dia harus mencari program lain untuk menurunkan berat badannya.

      Dari contoh diatas, dapat kita lihat bahwa orang tersebut memodifikasi perilakunya, yang sebelumnya suka makan berlebihan dan jarang berolah raga, menjadi seseorang yang peduli dengan kesehatan, rajin berolah raga, dan menjaga pola makannya.


          Sumber Referensi :


Feldman, R.S. (2012). Pengantar Psikologi. Jakarta: Salemba Humanika.

           Setelah saya mengetahui dan mempelajari berbagai macam proses belajar, saya jadi lebih mengerti bagaimana proses belajar itu sendiri. Karena selama ini jika saya melakukan sesuatu dan membuatnya menjadi sebuah kebiasaan maupun tidak, saya hanya merasa mengalir begitu saja tanpa mengetahui adanya proses yang begitu detail mulai dari stimulus atau rangsangan hingga akhirnya menjadi sebuah perilaku sehari-hari. Mempelajari tentang proses belajar khususnya modifikasi perilaku juga membantu saya dalam pembentukan perilaku seseorang yang kurang menyenangkan menjadi sesuai dengan yang saya harapkan. :)

Wassalamu’alaikum.. :)

Tuesday, March 19, 2013

Sensasi dan Persepsi Berdasarkan Pengalaman Pribadi

Assalamu’alaikum.. :)

Hari ini saya mau sedikit cerita tetang pengalaman pribadi saya dan mengkaitkannya dengan masalah “sensai dan persepsi” dalam psikologi.

       Ceritanya sih tentang liburan ke pantai bersama keluarga besar kami dalam rangka perayaan ulang tahun. Tepat tanggal 17 Februari 2013 yang lalu perayaan ulang tahun pernikahan kedua orang tua saya yang ke-21, tanggal 18 Februari ulang tahun Faiz (adik sepupu saya), tanggal 23 Februari ulang tahun Farhan (adik sepupu saya), trus tanggal 24 Februari ulang tahun Faisal, adik saya yang paling kecil yang udah ga kecil lagi sekarang.. Hehee.. Banyak yah yang ultah, jadi mendapat serangan kanker (kantong kering) secara mendadak nih..  

        Pagi itu sekitar jam 6 setelah selesai sholat Subuh, mama udah sibuk gedor2 pintu kamar saya, mama mau saya bangun lalu membuka pintunya, dan saya rasa mama pasti mau nyuruh saya buat nyiapin keperluan2 buat pergi ke pantai nanti, saya pun langsung membuka pintu karna takut kalau kelamaan dibuka, ntar mama ngerepet deh.. :D ternyata dugaan saya benar, saya disuruh nyiapin nasi yang mau dibawa buat bekal makan disana, memang sih cuma nasi doang karena lauk2nya ntar beli disana, tapi tetep aja nasinya buaaaanyak sekali, kira-kira 5 termos nasi gitu, maklum deh keluarga besar yang bakalan ngumpul..

       Sekitar jam 9 semua sudah siap untuk berangkat dan sudah masuk ke mobil kecuali saya, saya masih sibuk mencari kamera yang entah dimana. Fadlan (adik saya) yang waktu itu dapat tugas jadi supir kami ke pantai sudah sibuk membunyikan klason mobil. Fadlan dan yang lainnya pasti sudah tidak sabar menunggu saya untuk cepat masuk ke mobil dan langsung berangkat, tapi pencarian kamera masih terus berlanjut karena liburan akan terasa kurang lengkap tanpa adanya kamera yang menjeprettt… Hahaha.. Finally, kamera ketemu dan saya pun cepat2 keluar rumah, mengunci pintu dan langsung lari ke mobil. Dengan memasang kuping tebal, di mobil pun mulai lah terdengar R-E-P-E-T-A-N – R-E-P-E-T-A-N.. :D

      Alhamdulillah.. Akhirnya kami semua sampai di pantai cermin dengan selamat. Semua adik sepupu saya pun heboh ingin cepat2 bermain di pantai, termasuk saya sih. Hehehe.. Tapi baru melangkah 1 meter saja saya mendengar suare “Eheeemm” dari mama, tak lain dan tak bukan, saya pasti disuruh ngangkati barang-barang dari mobil, ternyata bener feeling saya. Tunda dulu deh main-mainnya, ngebantu ortu dulu leeeebih penting. ;)

        Setelah selesai bantuin ngangkat barang2, saya pun istirahat dulu di restoran tmpat kami memesan lauk untuk makan siang. Tiba2 mama naik ke atas panggung yang ada di restoran, waaaw.. hobi mama kambuh lagi nih, mama naik ke atas panggung dan bernyanyi. Setelah selesai satu lagu, tiba-tiba mama melambaikan tangannya ke arah kami. Mama pasti mengajak kami untuk bernyanyi bersama di atas panggung, tante-tante saya pun naik ke atas panggung tapi saya malah menggelengkan kepala. Hehehe.. belum cukup PeDe.. :P

       Makanan yang telah dipesan pun datang. Ada kepiting saus tiram, udang panggang, udang goreng tepung, ikan pari panggang, tauco kerang, gulai ikan, cah kangkung, brokoli tumis. hemmm nyammmiii.. enak2 bangeeeeet. Terciumlah aroma dari makanan-makan tersebut oleh saya. “Wangi sekali aroma makanannya. Makannya pasti sedap nih”, pikir saya. Perut pun jadi terasa lapar, rasanya pengen menyantap abis semua makanannya. Tapi harus ditahan dulu laparnya, soalnya belum semuanya ngumpul di restoran. Sambil menunggu saudara2 yang lain. Tiba2 dari agak kejauhan adik saya, Fadlan mengedipkan mata dan melirik-lirik ke arah mobil, seakan memberi kode gitu ke saya. Oh, saya mengerti. Fadlan menyuruh saya untuk mengambil kue tart yang ada di mobil. Saya pun menghampirinya dan menanyakan apa maksudnya, ternyata benar dia ingin saya membantu dia untuk mengambil kue tart yang ada di mobil. Kami pun sama2 ke mobil untuk mengambil kue tart dan lilinnya.

Baru kali ini saya melihat ada 5 lilin di atas satu kue tart, lilin angka 21, 8, dan 15. Karena ultah pernikan ortu ke-21, ultah Faiz ke-8, dan ultah Farhan dan Faisal ke-15. Hehehe.. Setelah semua saudara berkumpul, lilin dihidupkan, semua bernyanyi selamat ulang tahun, menghembus lilin, setelah itu mulai lah kami semua berdoa yang dipimpin oleh nenek kami, kemudian memberikan kado dan saling bersalaman. Akhirnya, waktunya makaaaan. Yeeeey.. Ternyata makanannya memang enak-enak semua.

Setelah selesai makan, adik-adik sepupu saya pada ganti baju, mereka langsung mau nyebur ke pantai, maklum lah anak-anak. Sedangkan saya hanya berjalan di sekitar pantai, menikmati indahnya ciptaan Allah, dan berfoto. Tapi tiba2 Amel, adik sepupu saya menarik tangan saya, dia pasti menyuruh saya untuk memotonya. Benar saja, dia asyik bergaya di depan kamera untuk saya foto. Kami pun saling bergantian untuk berfoto sesekali berfoto bersama. Puas dengan jepret-jepret, dia pun menarik tangan saya lagi, saya pikir dia ingin mengajak berfoto di tempat lain, ternyata dugaan saya salah, dia ingin saya untuk ganti baju dan ikut bermain air bersama yang lain. Kami pun mengganti baju dan mandi-mandi di pantai.

Selesai mandi-mandi di pantai kami pun mandi di kamar mandi untuk membersihkan diri. Segar rasanya setelah mandi. Amel wangi sekali, pasti dia memakai parfum yang banyak setelah mandi tadi. Semua pun ikut bersiap dan kami semua pulang menuju rumah masing-masing. Liburan kali ini benar-benar menghilangkan penat setelah sibuk dengan tugas-tugas kuliah. Hehee.. :)



Dari cerita di atas dapat kita temukan beberapa sensasi dan persepsi. Kalimat yang saya beri highlight warna biru merupakan sensasi yang saya terima dari sistem pengindraan, sedangkan kalimat yang saya beri highlight warna pink merupakan persepsi dari sensai yang telah saya terima sebelumnya.Jadi begitulah kira-kira contoh dari sensasi dan persepsi berdasarkan pengalaman pribadi saya. Mungkin masih ada beberapa sensasi dan persepsi dari cerita saya di atas yang tidak ter- highlight oleh saya atau masih ada beberapa kalimat yang belum tepat diartikan sebagai sensasi atau persepsi, saya mohon dikomentari kesalahan saya dan saya mohon maaf karena kesempurnaan hanya milik Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Wassalamu’alaikum.. :)